Koi Herpes Virus (Khv)

Koi Herpes Virus (Khv)

Penyebab

Virus herpes koi (KHV), Family herpesviridae


Biologi - Ekologi Patogen

  1. Pada Maret 2002 KHV pertama kali menyerang ikan mas dan koi di Blitar, kemudian menyebar ke Jawa Barat pada April 2002, Jawa Tengah dan Bali. Pada Februari 2003 penyakit ini menyebar ke pulau Sumatera.
  2. Penyakit ini pada ikan mas dan koi bersifat akut dan ganas sehingga menyebabkan kematian ikan secara massal (80-100%) dalam waktu relatif singkat, biasanya menyerang pada kisaran suhu 18-28 C.



Gejala Klinis

  1. Gerakannya tidak terkontrol
  2. Megap - megap
  3. Nafsu makan menurun
  4. Kulit melepuh
  5. Insang geripis pada ujung Lamella kemudian membusuk
  6. Terjadi kematian massal dalam 1-5 hari.


Insang ikan sehat


Diagnosa

  1. Isolasi virus
  2. Identifikasi dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction)


insang ikan yang terinfeksi KHV


Pengendalian

  1. Induk dan benih bebas KHV
  2. Ikan baru di karantina dua minggu pada suhu optimum (18 - 28 C)
  3. Air dan peralatan bebas KHV
  4. Pencegahan ikan liar masuk ke kolam


Eradikasi dan Desinfeksi

  1. Buang ikan sakit/ mati (dikubur/ bakar)
  2. Kolam dikeringkan
  3. Desinfeksi : (A) Klorin 200 ppm (200 mg/L) 1 jam, (B) PK 10 ppm 30 - 60 menit atau 500 ppm beberapa detik, (C) Formalin 250 - 1000 ppm selama 30 - 60 menit
  4. Obat untuk infeksi sekunder dan vitamin C