Penyebab
Infectious Myonecrosis Virus (Imnv)
Biologi-Ekologi Patogen
- IMNV merupakan virus yang menginfeksi udang putih atau udang vaname.
- IMNV pertama kali ditemukan di Brazil dan Pantai Amerika Selatan tahun 2003 dan di Indonesia pertama kali terjadi di Situbondo Juli 2006.
- Virus ini dapat menyebabkan kematian massal pada udang vaname.
- Kualitas air tambak yang tidak stabil dan terjadinya perubahan suhu yang fluktuatif menjadi penyebab utama munculnya IMNV ini.
Gejala Klinis
- Udang yang terinfeksi IMNV biasanya akan menepi ke pinggir tambak.
- Munculnya warna putih seperti kapas pada otot daging
- Nekrosis di pangkal ekor berwarna merah
- Kulit terkelupas dan bagian ujung ekor berwarna merah
- Nafsu makan dan daya tahan tubuh menurun
- Pertumbuhan yang lambat dan terlihat lemah
- Kematian 40-60%
- Waktu inkubasi 6 hari dan mati dalam 13 hari

Udang yang terinfeksi Infectious Myonecrosis Virus
Diagnosa
- Histopathologi (analisa organ secara menyeluruh, min 7 - 10 hari)
- Identifikasi dengan teknik PCR (Polymerase Chain Reaction)
Pengendalian
- Pemilihan induk dan bibit yang terbebas dari penyakit untuk meminimalkan resiko
- Mengurangi kepadatan penebaran yang dapat memberi lebih banyak ruang untuk hidup udang sehingga dapat mengurangi tingkat stres pada udang.
Penanganan terhadap IMNV
- Menstabilkan kualitas air seperti suhu, salinitas dan pH
- Pemakaian probiotik dan penggunaan kapur secara rutin di pagi hari
- Penurunan pakan 30-40?ri keadaan normal hingga kematian berkurang sampai tidak ada tingkat kematian
- Peningkatan kadar oksigen terlarut melalui aerasi
- Pemberian multivitamin atau vitamin C untuk meningkatkan daya tahan udang
- Penambahan gula molases untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri.