Penyakit Costiosis

Penyakit Costiosis

Penyebab

Ichthyobodo necator (syn. Costia necatrix, C. necator)


Biologi-Ekologi Patogen

  1. Genus Ichthyobodo hanya memiliki satu jenis, bersifat obligat parasitik, dan hanya memerlukan satu inang dalam siklus hidupnya
  2. Memiliki sepasang flagella yang panjangnya tidak sama, memanjang secara lateral-posterior dari bagian kantong flagella
  3. Ekto-parasit yang berbahaya bagi semua jenis ikan air tawar, korbannya adalah ikan ukuran benih dan ikan yang daya tahan tubuhnya menurun (stress). Akhir-akhir ini sering dilaporkan menyerang ikan hias air tawar
  4. Parasit ini menginfeksi seluruh bagian tubuh ikan termasuk telurnya dan penyebaran dimana-mana
  5. Berkembang biak dengan cara membelah diri, yang dimulai dari penggandaan flagella menjadi dua pasang, kemudian diikuti dengan pembelahan sel



Gejala klinis

  1. Pada beberapa jenis ikan, parasit ini biasanya hanya menginfeksi satu kelompok umur, terutama larva-benih
  2. Intensitas serangan yang tinggi dapat mengakibatkan kematian antara 5-25% selama 4 minggu pertama, kemudian makin menurun sejalan dengan umur ikan
  3. Ikan sering melakukan gerakan mendadak, cepat dan tak seimbang "flashing" dan akan terlihat jelas pada saat pagi atau sore hari
  4. Menggosok-gosokkan tubuhnya di benda keras yang ada di sekitarnya dan warna tubuh pucat Diagnosa Preparat ulas: insang Menggunakan mikroskop untuk melihat morfologi parasit


Diagnosa

  1. Preparat ulas: insang
  2. Menggunakan mikroskop untuk melihat morfologi parasit


Morfologi Costia sp. dan ikan yang terinfeksi parasit


Pengendalian

  1. Menjaga stamina dan meningkatkan ketahanan tubuh ikan melalui imunostimulasi (misalnya vitamin c)
  2. Meningkatkan frekuensi pergantian air
  3. Perendaman dengan garam dapur 300 ppm atau
  4. Kalium permaganate (PK) 4 ppm selama 12 jam
  5. Perendaman dengan larutan Methylene blue pada 2-6 ppm selama 3-5 hari
  6. Perendaman larutan formalin pada dosis 10-15 ppm selama 24 jam
  7. Perendaman larutan Chloramine-B pada dosis 20 ppm selama 24 jam
  8. Perendaman dalam larutan Malachite green pada dosis 0,1-0,15 ppm selama 24 jam diulang setiap 2 hari sekali
  9. Perendaman dalam larutan Kupri Sulfat (CuSO4) pada dosis 0,5-1,0 ppm selama 24 jam atau lebih