Cacing Kulit (Gyrodactylus Sp.)

Cacing Kulit (Gyrodactylus Sp.)

Penyebab

Gyrodactylus sp.


Biologi - Ekologi Patogen

  1. Cacing kecil yang bersifat ekto-parasit, dan berkembang biak dengan beranak
  2. Menginfeksi kulit dan sirip semua jenis ikan air tawar, terutama ukuran benih
  3. Gyrodactilus sp. tidak memiliki titik mata, dan pada ujung kepalanya terdapat 2 buah tonjolan
  4. Penularan terjadi secara horizontal, pada saat anak cacing lahir dari induknya


Gejala klinis

  1. Nafsu makan menurun, lemah, tubuh bewarna gelap, pertumbuhan lambat dan produksi lendir berlebih
  2. Peradangan pada kulit disertai dengan warna kemerahan pada lokasi penempelan cacing
  3. Menggosok-gosokkan badannya pada benda di sekitarnya


Cacing kulit (Gyrodactylus sp.) yang sedang menginfeksi kulit/lendir


Diagnosa

  1. Preparat ulas: insang
  2. Menggunakan mikroskop untuk melihat morfologi parasit


Pengendalian

  1. Menjaga kualitas air dan meningkatkan ketahanan tubuh ikan
  2. Frekuensi pergantian air lebih sering
  3. Perendaman dalam larutan PK pada dosis 0,01% selama 12 jam
  4. Perendaman dengan methylene blue 3-5 ppm selama 12 jam
  5. Perendaman dalam larutan garam dapur (NaCl) 1-2% selama 10 menit, dilakukan berulang-ulang
  6. Perendaman dalam larutan formalin 25 ppm selama 24 jam atau 200 ppm selama 15 menit